Rabu, 11 Juni 2014

WIRE ROPE - www.asmarines.com

WIRE ROPE - www.asmarines.com


Jauh sebelum saat ini ( antara tahun 1600-1700an) hampir  sebagian besar terobosan teknis dalam bidang wire rope  telah ditemukan di Eropa. Hal ini diikuti oleh periode 40 tahun yang luar biasa antara 1849-1889, saat kebanyakan bentuk dasar dari wire rope yang masih digunakan sampai saat ini di seluruh dunia dirancang di Amerika Serikat.


Tali Kawat (wire rope)  dan Jalur Kereta di Amerika
Kabar tentang percobaan Jerman dan Inggris menyebar dengan cepat ke Amerika Serikat. Sebelum munculnya lokomotif uap bertekanan tinggi, jalur kereta api pertama mengatasi masalah elevasi yang lebih tinggi dengan menggunakan kombinasi kerekan tali rami dan memanfaatkan gravitasi, dioperasikan seperti system pengangkatan ski modern.
Di Pennsylvania, sistem transportasi antar negara bagian yang dikenal sebagai Allegheny Portage RR sepakat untuk menguji wire rope buatan tangan  di tahun 1842 sebagai pengganti tali rami yang mudah membusuk setelah penggunaan lebih dari satu tahun. Uji coba tersebut berhasil, sehingga Portage kemudian beralih pada wire rope.Wire rope  baru tersebut menarik perhatian Morris Transportation System di New Jersey, dan sejumlah perusahaan transportasi tambang batubara lain termasuk Delaware & Hudson Co. di New York dan Lehigh Co. di Pennsylvania. Wire rope  ini dibuat oleh seorang surveyor bernama John Roebling. Meski dia membuat wire rope tersebut dengan menggunakan tangan, seperti Tali Albert, tetapi dia juga mengadopsi sistem enam  jalinan dengan inti di tengahnya yang di temukan oleh Smith dan Newall. Hanya saja untuk inti wire rope  yang dibuatnya dia juga  menggunakan kawat dan bukannya tali, yang ukurannya persis sama. Masing-masing berjumlah 19 kawat.
Roebling segera menyadari kalau proses menjalin 19 kawat bersamaan ternyata menciptakan bentuk heksagonal dan bukannya lingkaran. Diapun melakukan beberapa eksperimen dengan menggunakan mesin untuk membuat jalinan yang lebih bundar. Sementara itu salah satu pelanggannya , Lehigh Co. bergerak lebih cepat dengan membuat pabrik wire ropenya  sendiri di tahun 1848. Pabrik ini masih beroperasi bersamaan dengan Wilkes-Barre, Pa. dan Roebling yang akhirnya berhenti sebagai surveyor, berkonsentrasi pada pembuatan wire rope dengan membuat pabrik yang besar di Trenton, N,J pada tahun 1849.

Permulaan Tali Kawat (wire rope) di Jerman dan Inggris
Wire rope yang pertama digunakan dalam era modern, digunakan dalam poros vertical sebagai kabel pengangkat di sebuah tambang perak di gunung Harz Jerman pada tahun 1834 sampai 1854, masih berupa penemuan berteknologi sederhana. Tiga potong kawat besi tempa, semua dalam ukuran yang sama, dipilin satu sama lain menggunakan tangan,  membentuk sebuah jalinan. Berikutnya, tiga atau empat jalinan yang sama dipilin kembali dengan cara yang sama untuk membuat tali. Proses ini serupa dengan tehnik pembuatan tali rami di masa prasejarah.
Wire rope buatan tangan ini, yang kemudian dikenal sebagai Tali Albert (dinamai sesuai nama William Albert, pekerja Tambang Harz yang menemukannya pertama kali), tidak terlalu fleksibel karena kawat-kawatnya berukuran relatif besar dan kaku. Tapi wire rope tersebut telah mampu memberikan manfaat yang lebih baik dibanding rantai ataupun tali rami, pada penggunaan kerekan, drum, ataupun roda yang besar. Rantai cenderung patah tanpa tanda-tanda sebelumnya, dan tali rami mudah membusuk pada keadaan lembab. Sayangnya, proses  pembuatan tali Albert yang tidak praktis dan memakan waktu  menjadi penyebab kurangnya uji coba pada pemakaian atau aplikasi lain dari tali ini. Beberapa versi dari tali ini telah diuji, tapi tidak satupun yang memiliki inti dalam yang bisa mendukung jalinan diluarnya. Percobaan pertama dilakukan pada tahun 1834, lalu terabaikan sampai setelah tahun 1850an.
Disaat Jerman berhasil mengembangkan pemakaian wire rope di tambang Harz, seorang penemu yang berasal dari kota London, Andrew Smith, bereksperimen dengan berbagai cara untuk mengaplikasikan wire rope  pada  pemakaian di kapal. Dia memproduksi beberapa macam wire rope untuk tujuan tersebut, menggunakan teknik alur tali seperti yang ada di industri pemintalan tali rami. Pada tahun 1840, sebuah sistem transit cepat baru, yang dikenal sebagai Blackwall Railroad,  dibuka untuk bisnis di London. Smith lantas mengganti wire ropenya dengan rami untuk digunakan di sistem baru tersebut.
Sementara itu, orang Inggris lain bernama Robert Newall, mempelajari tentang Tali Albert. Dia mulai merancang sebuah cara untuk membuat wire rope ini di pabrik dengan menggunakan mesin, dan bukan dengan tangan lagi. Wire ropenya diuji coba dengan sukses di Blackwall Railroad, tetapi Smith menentang Newall dalam perang hak paten di pertengahan 1840an, dimana akhirnya Newall yang menang. Perusahaan yang didirikan oleh Smith dan Newall akhirnya bergabung, dan  masih tetap beroperasi sampai saat ini.
Tidak lama kemudian Smith meninggalkan Inggris untuk pergi ke California,  Amerika,  dalam perburuan Emas. Wire rope gaya Newall, yang terdiri dari enam jalin yang masing-masing mengandung inti fiber/serat, dan melilit inti pusat fiber/seratnya, segera saja mendominasi pasar Inggris. Pada dasarnya, kontribusi terbesar Inggris pada industri wire rope ini adalah ide pembuatan jalinan dengan memakai mesin yang disebut “Strander.”  selengkapnya>>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar