WIRE ROPE - www.asmarines.com
Jauh
sebelum saat ini ( antara tahun 1600-1700an) hampir sebagian besar
terobosan teknis dalam bidang wire rope telah ditemukan di Eropa. Hal
ini diikuti oleh periode 40 tahun yang luar biasa antara 1849-1889, saat
kebanyakan bentuk dasar dari wire rope yang masih digunakan sampai saat
ini di seluruh dunia dirancang di Amerika Serikat.
Tali Kawat (wire rope) dan Jalur Kereta di Amerika
Kabar
tentang percobaan Jerman dan Inggris menyebar dengan cepat ke Amerika
Serikat. Sebelum munculnya lokomotif uap bertekanan tinggi, jalur kereta
api pertama mengatasi masalah elevasi yang lebih tinggi dengan
menggunakan kombinasi kerekan tali rami dan memanfaatkan gravitasi,
dioperasikan seperti system pengangkatan ski modern.
Di
Pennsylvania, sistem transportasi antar negara bagian yang dikenal
sebagai Allegheny Portage RR sepakat untuk menguji wire rope buatan
tangan di tahun 1842 sebagai pengganti tali rami yang mudah membusuk
setelah penggunaan lebih dari satu tahun. Uji coba tersebut berhasil,
sehingga Portage kemudian beralih pada wire rope.Wire rope baru
tersebut menarik perhatian Morris Transportation System di New Jersey,
dan sejumlah perusahaan transportasi tambang batubara lain termasuk
Delaware & Hudson Co. di New York dan Lehigh Co. di Pennsylvania.
Wire rope ini dibuat oleh seorang surveyor bernama John Roebling. Meski
dia membuat wire rope tersebut dengan menggunakan tangan, seperti Tali
Albert, tetapi dia juga mengadopsi sistem enam jalinan dengan inti di
tengahnya yang di temukan oleh Smith dan Newall. Hanya saja untuk inti
wire rope yang dibuatnya dia juga menggunakan kawat dan bukannya tali,
yang ukurannya persis sama. Masing-masing berjumlah 19 kawat.
Roebling
segera menyadari kalau proses menjalin 19 kawat bersamaan ternyata
menciptakan bentuk heksagonal dan bukannya lingkaran. Diapun melakukan
beberapa eksperimen dengan menggunakan mesin untuk membuat jalinan yang
lebih bundar. Sementara itu salah satu pelanggannya , Lehigh Co.
bergerak lebih cepat dengan membuat pabrik wire ropenya sendiri di
tahun 1848. Pabrik ini masih beroperasi bersamaan dengan Wilkes-Barre,
Pa. dan Roebling yang akhirnya berhenti sebagai surveyor, berkonsentrasi
pada pembuatan wire rope dengan membuat pabrik yang besar di Trenton,
N,J pada tahun 1849.
Permulaan Tali Kawat (wire rope) di Jerman dan Inggris
Wire rope
yang pertama digunakan dalam era modern, digunakan dalam poros vertical
sebagai kabel pengangkat di sebuah tambang perak di gunung Harz Jerman
pada tahun 1834 sampai 1854, masih berupa penemuan berteknologi
sederhana. Tiga potong kawat besi tempa, semua dalam ukuran yang sama,
dipilin satu sama lain menggunakan tangan, membentuk sebuah jalinan.
Berikutnya, tiga atau empat jalinan yang sama dipilin kembali dengan
cara yang sama untuk membuat tali. Proses ini serupa dengan tehnik
pembuatan tali rami di masa prasejarah.
Wire rope
buatan tangan ini, yang kemudian dikenal sebagai Tali Albert (dinamai
sesuai nama William Albert, pekerja Tambang Harz yang menemukannya
pertama kali), tidak terlalu fleksibel karena kawat-kawatnya berukuran
relatif besar dan kaku. Tapi wire rope tersebut telah mampu memberikan
manfaat yang lebih baik dibanding rantai ataupun tali rami, pada
penggunaan kerekan, drum, ataupun roda yang besar. Rantai cenderung
patah tanpa tanda-tanda sebelumnya, dan tali rami mudah membusuk pada
keadaan lembab. Sayangnya, proses pembuatan tali Albert yang tidak
praktis dan memakan waktu menjadi penyebab kurangnya uji coba pada
pemakaian atau aplikasi lain dari tali ini. Beberapa versi dari tali ini
telah diuji, tapi tidak satupun yang memiliki inti dalam yang bisa
mendukung jalinan diluarnya. Percobaan pertama dilakukan pada tahun
1834, lalu terabaikan sampai setelah tahun 1850an.
Disaat
Jerman berhasil mengembangkan pemakaian wire rope di tambang Harz,
seorang penemu yang berasal dari kota London, Andrew Smith,
bereksperimen dengan berbagai cara untuk mengaplikasikan wire rope
pada pemakaian di kapal. Dia memproduksi beberapa macam wire rope
untuk tujuan tersebut, menggunakan teknik alur tali seperti yang ada di
industri pemintalan tali rami. Pada tahun 1840, sebuah sistem transit
cepat baru, yang dikenal sebagai Blackwall Railroad, dibuka untuk
bisnis di London. Smith lantas mengganti wire ropenya dengan rami untuk
digunakan di sistem baru tersebut.
Sementara
itu, orang Inggris lain bernama Robert Newall, mempelajari tentang Tali
Albert. Dia mulai merancang sebuah cara untuk membuat wire rope ini di
pabrik dengan menggunakan mesin, dan bukan dengan tangan lagi. Wire
ropenya diuji coba dengan sukses di Blackwall Railroad, tetapi Smith
menentang Newall dalam perang hak paten di pertengahan 1840an, dimana
akhirnya Newall yang menang. Perusahaan yang didirikan oleh Smith dan
Newall akhirnya bergabung, dan masih tetap beroperasi sampai saat ini.
Tidak lama kemudian Smith meninggalkan Inggris untuk pergi ke California, Amerika, dalam perburuan Emas. Wire rope
gaya Newall, yang terdiri dari enam jalin yang masing-masing mengandung
inti fiber/serat, dan melilit inti pusat fiber/seratnya, segera saja
mendominasi pasar Inggris. Pada dasarnya, kontribusi terbesar Inggris
pada industri wire rope ini adalah ide pembuatan jalinan dengan memakai
mesin yang disebut “Strander.” selengkapnya>>